Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wbtKebodohan jarang kurai,
Apalagi dinukil kesebuah puisi,
Apa istimewa bodoh kalini?
Ada nilai harus pelajari;
Pertama kali pena diangkat,
Mencatat kekal bodoh bertingkat,
Untung-untung Mentari Timur,
Gerak beranjak benam ke darat,
Mampus kalau duduknya dekat,
Terbakar rumah senyum tak sempat;
Gelak aku bodohkan diri,
Apa dipikul sampai ke mati?
Ke mana kubuang bodohku ini,
Jangan sampai diwarisi,
Pekatnya kalah besi keluli,
Dicair - aduh, membeku lagi;
Mati salah, alahai hidup pun salah,
Bingkas bangun gerak sajalah;
Terhantuk tapi tak termengadah,
Apa nasib - tak cerdik, tersumpah.
Nawal Zarzaie
Barat Sarawak
9/2/2021
9/2/2021
Tiada ulasan:
Catat Ulasan